Pondok Pesantren Tebu Ireng : Pelopor Pondok Pesantren di Jombang Jawa Timur

 Pondok Pesantren Tebu ireng merupakan pondok pesantren yang menjadi salah satu pesantren terbesar di jawa timur, berdirinya pondok pesantren ini pada tahu 1899 yang memiliki sejarah yang amat sangat panjang, mulaidari perampoan, perjudian, dan pemerkosaan.

Pondok Pesantren Tebu ireng 
Pondok Pesantren Tebu ireng Didirikan oleh K.H.R hasyim As’ary setelah selesai dalam menuntut ilmu, alasan mengapa kiai hasyim as’ary mendirikan pondok pesantren ini ialah maraknya sebuah perjudian yang ada di dusun tebu ireng jombang, tidak hanya itu maraknya perampokan serta pemerkosaan di daerah tersebut, maka dari itu kiai hasym as’ary mendirikan sebuah pondok pesantren tersebut.

Pendidikan yang Ada di Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang

Pendidikan yang ada di pondok pesantren memang tidak luput dari pendidikan keagamaan, begitu juga pondok pesantren tebu ireng jombang, dengan mengkolaborasikan ilmu agama sertailmu ke duniawian, pondok pesantren ini memiliki beberapa pendidikan, Yaitu:

  • SMP A Wahid Hasyim

SMP A. Wahid Hasyim Teburureng merupakan bagian dari Pondok Pesantren Tebuireng Jombang yang didirikan sejak tahun 1975. Visi sekolah ini adalah mencetak insan berprestasi yang jujur, bermoral, dan unggul dengan menggabungkan kurikulum nasional dan pendidikan Islam. Populasi sekolah tidak hanya mencakup siswa, tetapi juga objek dan benda-benda alam lainnya.

SMP A. Wahid Hasyim Teburureng
Populasi juga mencakup aspek akademik dan non-akademik, serta menerapkan nilai-nilai Islam seperti kejujuran dan tanggung jawab. Sekolah ini menyediakan fasilitas yang lengkap dan beragam kegiatan ekstrakurikuler guna mengembangkan bakat siswanya.

  • Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sains Tebu ireng

Pendidikan di SMP SainsTebuireng merupakan perpaduan kurikulum nasional yang berfokus pada sains dan pengetahuan umum, serta pengajaran nilai-nilai Islam dan akhlak mulia, khas sekolah Islam terakreditasi.

SMP SainsTebuireng
Sekolah ini menerapkan kurikulum nasional secara praktis, mengadopsi kurikulum universal, mengajarkan mata pelajaran sains modern seperti matematika dan sains, serta memperkuat praktik pengajaran Islam yang diajarkan oleh pendiri sekolah Islam tersebut, KH. Hashim As’Ari.

  • MTs Sains Salahuddin Wahid

MTs Sains Salahuddin Wahid Tebuireng adalah sebuah sekolah Islam khusus untuk putri yang didirikan tahun 2020 di Jombang, Jawa Timur. Sekolah ini didirikan sebagai bentuk penghargaan atas jasa Kiai Salahuddin Wahid dan sebagai pengembangan ide pendidikan sains serta pendidikan Islam di Tebuireng.

MTs Sains Salahuddin Wahid
Tujuan dari sekolah ini adalah menciptakan generasi putri yang berilmu di bidang sains dan memiliki akhlak yang baik. Kurikulum di sini menggabungkan pelajaran sains dengan pelajaran agama. Sekolah ini juga memperhatikan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris serta kemampuan dalam membaca dan menulis Al-Qur'an.

  • Madrasah Muallimin Hasyim Asy'ari

Madrasah Muallimin Hasyim Asy'ari adalah lembaga pendidikan yang berada di bawah Lembaga Bimbingan dan Konseling Agama Islam Tebuireng Jombang. Madrasah ini didirikan sejak tengah tahun 2008 dan menerapkan sistem pendidikan salaf.

Madrasah Muallimin Hasyim Asy'ari
Madrasah ini juga mewujudkan nilai-nilai KH. Hasyim Asy'ari seperti kejujuran, integritas, dan toleransi melalui berbagai kegiatan yang dilakukan siswanya serta pembelajaran Kitab Kuning. Selain itu, madrasah ini juga membekali siswanya agar mampu menghadapi tantangan dari globalisasi di masa kini.

  • SMA A. Wahid Hasyim

SMA A. Wahid Hasyim
SMA A. Wahid Hasyim didirikan di Tebuireng, Jombang untuk memenuhi harapan banyak orang tua yang ingin anak-anak mereka mendapat pendidikan agama sekaligus pendidikan umum. Sekolah ini didirikan pada tahun 1975 di bawah pimpinan KH. M. Yusuf Hasyim, dan merupakan bagian dari Pesantren Tebuireng. Sekolah ini menggabungkan kurikulum dari Dinas Pendidikan dengan kurikulum madrasah.

  • SMA Trensains Tebuireng

SMA Trensains Tebuireng didirikan berkat gagasan dari KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah) dan Profesor Agus Purwanto. Mereka ingin mendirikan pesantren yang menggabungkan ilmu pengetahuan alam dengan Al-Qur'an.

SMA Trensains Tebuireng
Tujuannya adalah untuk melahirkan generasi Muslim yang berilmu dan memiliki keimanan yang kuat. Lembaga ini secara resmi didirikan pada 23 Agustus 2014 dan menjadi lembaga pendidikan pertama yang menerapkan konsep Sekolah Bimbingan dan Konseling Agama Islam.

  • MA Salafiyah Syafi'iyah

MA Salafiyah Syafi'iyah
MA Salafiyah Syafi'iyah Tebuireng didirikan tahun 1962 oleh KH. Kholik Hasyim dengan bantuan Yayasan Hasyim Asy'ari, yang didirikan oleh KH. Hasyim Asy'ari, tokoh pendiri Pesantren Tebuireng. Pendirian madrasah ini merupakan tindak lanjut dari ide yang sudah ada sejak masa KH. Hasyim Asy'ari, kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh KH. Wahid Hasyim dengan nama Madrasah Nidzamiyah, hingga akhirnya resmi diberi nama Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi'iyah (MASS).

Para Pengurus serta Pendiri Pondok Pesantren Tebu Ireng

Pendiri dan tokoh ulama pertama dari Pesantren Tebuireng adalah KH. Hasyim Asy'ari, yang juga merupakan pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Selain itu, ada beberapa tokoh penting lainnya yang ikut berperan dalam perkembangan Pesantren Tebuireng. Berikut Tokoh Tokoh Pengurus serta pendiri pondok pesantren tebuireng

  • KH M. Hasyim Asy'ari

KH M. Hasyim Asy'ari
KH M. Hasyim Asy'ari adalah orang yang mendirikan Pesantren Tebuireng di Jombang. Beliau merupakan seorang ulama penting dan pendiri organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Ia berkontribusi dalam pendirian pesantren tersebut dengan membeli tanah pada tahun 1899, membuat sistem pendidikan tradisional yang menekankan pengajaran agama dan merombak kurikulum, serta menjadi tokoh yang menjaga dan mendorong perkembangan Islam serta perjuangan kemerdekaan Indonesia.

  • KH Abdul Wahid Hasyim

KH Abdul Wahid Hasyim
KH Abdul Wahid Hasyim (1914-1953) adalah seorang tokoh besar Indonesia yang menjadi pahlawan nasional. Ia berperan penting dalam perjuangan memperoleh kemerdekaan dan dalam merumuskan Pancasila, terutama dengan mengusulkan frasa "Ketuhanan Yang Maha Esa". Beliau adalah anak dari KH Hasyim Asy'ari, pendiri organisasi Nahdlatul Ulama (NU), dan ayah dari Presiden keempat Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid.

  • KH M. Yusuf Hasyim

KH M. Yusuf Hasyim adalah anak bungsu dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan Pondok Pesantren Tebuireng, KH. Hasyim Asy'ari. Beliau menjabat sebagai pengasuh pesantren selama periode tahun 1965 sampai 2006.

KH M. Yusuf Hasyim
Beberapa kontribusi yang dilakukannya antara lain mendirikan Universitas Hasyim Asy'ari, serta SMP dan SMA Wahid Hasyim. Beliau juga menyediakan dana dari Bank BRI untuk membiayai keuangan pesantren, serta mendirikan Ma'had Aly. KH M. Yusuf Hasyim dikenal sebagai seorang perwira militer yang berperang di masa kemerdekaan, tokoh NU, politisi, serta tokoh yang menentang Partai Komunis Indonesia (PKI).

  • KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah)

KH Salahuddin Wahid, yang akrab disapa Gus Sholah, telah memberikan peran penting dalam memajukan Pesantren Tebuireng. Beliau mengembangkan kurikulum yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, beliau juga meningkatkan kompetensi para guru dan staf.

KH Salahuddin Wahid
Beliau membangun fasilitas pendidikan modern, seperti sekolah dasar dan menengah sains, serta menekankan pentingnya integritas dan kerja sama dalam membentuk generasi yang seimbang antara ilmu agama dan sains.

Penutup

Itulah pondok pesantren tebuireng jombang jawa timur, pondok pesantren ternama dengan pendidikan yang mengelola di bidang sains dan agama, serta memiliki pendiri serta pengasuh yang cukup penting dibidang politik di indoesia.

Komentar

mindo mengatakan…
Menambah wawasan banget, apalagi keinginan untuk memondo'kan anakku tahun depan