Pondok Pesantren Al-Furqon Bondowoso : Pondok Pesantren Modern yang Ada di Bondowoso

 Pondok pesantren alfurqon merupakan salah satu pondok pesantren modern yang ada di bondowoso, didirikan oleh kiai waki’ hamidin pada tahun 1965, pondok pesantren ini menjadi pondok pesantren pertama yang menggagas lembaga pendidikan modern di kota bondowoso.

Awal mulanya pondok pesantren alfurqon menerapaan sistem pendidikan salaf, yaitu pendidikan pengajaran dengan metode mengaji kitab kuning dimusholla. Pada tahun 1980 pengasuh pondok pesantren ini membuka lembaga pendidikan formal hingga saat ini.

Lembaga Pendidikan yang Ada di Pondok Pesantren Al-Furqon

Sebagai pondok pesantren modern, pondok pesantren al furqon memiliki berbagai macam lembaga pendidikan, lembaga-lembaga pendidikan tersebut terbagi menjadi 2 baigian, yaitu pendidikan formal atau lebih dikenal dengan pendidikan umum dan non-formal, yaitu:

Pendidikan Formal (Umum)

  • Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Al-Furqon

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Al-Furqon merupakan lembaga pendidikan formal pertama yang ada di pondok pesantren alfurqon, dengan metode pembelajaran yang sama dengan sekolah menengah pertama lain, namun di lembaga pendidikan ini lebih mengedepankan ilmu keagamaan.

SMP Islam Alfurqon

  • Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Islam Al-Furqon

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Islam Al-Furqon Pendidikan formal yang diselenggarakan oleh pengasuh merupakan bentuk pendidikan vokasi di tingkat menengah. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan siswa agar bisa bekerja di berbagai bidang tertentu. Siswa bisa melanjutkan pendidikan vokasinya setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah menengah pertama. Ada dua jurusan di smk islam alfurqon yaitu:

smk islam alfurqon

TKJ (Tehnik Komputer & Jaringan) : Sekolah kejuruan yang mengajarkan cara merakit, mengatur, mengoperasikan, dan merawat sistem jaringan komputer. siswa diharapkan mampu membangun infrastruktur teknologi informasi, menjadi teknisi komputer dan jaringan, serta mampu melindungi jaringan komputer untuk kebutuhan di tingkat lokal maupun skala besar.

DKT/KKBT( Disain Karya Tektil/Karya Kerajinan Batik Tulis) : ialah pembalajaran pembuatan batik tulis, siswa diharuskan mengerti serta memahami apa saja bahan bahan dan bagaimana cara cara untuk membuat sebuah karya batik tulis.

Pendidikan Non- Formal

  • Perogram Tahfidzul Alqur’an

Salah satu perogram pendidikan non-formal yang ada di pondok pesantren alfurqon ialah perogram tahfidzul alqur’an, perogram ini merupakan perogram yang melatih para  santri untuk menghafal al-qur’an, dan menjadi perogram paling di sukai oleh para santri.

  • Kajian Kitab Kuning

Di pondok pesantren alfurqon juga ada kajian kitab kuning atau lebih di kenal dengan ngajih ketab gundul, kajian ini dimulai di dua waktu yaitu sesudah sholat isya’ dan diantara sebelum sholat sunnah duha, terdapat beberapa kitab yang di kaji dalam kajian kitab kuning ini, diantaranya kajian kitab ta’limul mutaallim, hidayatissibyan, dan masih banyak lagi.

  • Pendidikan Keagamaan Mulai Dari Tingkat ULA, ULYA, WHUSTA

Pendidikan Keagamaan Mulai Dari Tingkat ULA, ULYA, WHUSTA di terapkan di sore hari yaitu ketika para santri sudah melakukan kegiatan pendidikan formal, pendidikan ini sangat di wajibkan bagi santri, dan menjadi pendidikan non-formal paling berpengaruh dalam pendidikan agama di pondok pesantren al-furqon.

Ekstrakurikuler yang Ada di Pondok Pesantren Al-Furqon

Dalam pondok pesantren alfurqon terdapat beberapa ekstra kurikuler untuk mengisi kekosongan pembelajaran, diantaranya ialah pembentukan marching band atau lebih dikenal dengan sebutan drumband, hadrah, dan majelis sholawat  dan masih banyakl lagi ekstrakurikuler lainnya.

Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren Al-furqon

Awalnya pondok pesantren alfurqon hanya sebatas surau kecil dan tidak memiliki nama, dan hanya memiliki santri sekitar lima orang, yaitu Ust,babun, Ust hasan basri, Ust zainuddin, Ust nardi, dan pak gazi dari karang accem. Sampai di tahun 1984 datanglah sosok santri bernama Kurdi sulaiman untuk mempersunting putri dari nyai waqi’ah yang merupakan anak dari kiai waqi’ hamidin.

Sebelum bernama pondok pesantren alfuqon, pondok pesantren ini dulunya i di beri nama musholla nurul hamid, yaitu musholla yang di beri nama dengan nama pendirinya. Setelah kedatangan kiai kurdi sulaiman pesantren ini berubah nama menjadi pondok pesantren bustanul ulum. 

karna banyaknya pesantren yang mengunakan nama tersebut, tidak lama kemudian pesantren ini berubah nama menjadi pondok pesantren alfurqon dan diresmikan oleh kiai waqi’ hamidin sendiri pada tahun 1965. hingga saat ini pondok pesantren alfurqon telah melahirkan banyak generasi santri yang memiliki pemahaman luas, dan banyak juga yang mengikuti lembaga lembaga di bidang politik.

Penutup

Begitulah informasi seputar pondok pesantren al furqon pondok pesantren modern yang ada di bondowodo jawa timur, terima kasih telah membaca artikel ini dengan seksama, semoga artikel ini bermanfaat.

Komentar